INFO TERKINI: Selamat Datang Di Vegas303.com. Untuk melakukan registrasi, deposit dan withdraw silakan langsung melakukan konfirmasi melalui BBM/Line/livechat kami- Link Alternatif kami di: Vegas303.net

Posisi Morata di The Blues Terancam
2017-10-27 17:00:00

Vegas303, London - Antonio Conte, selaku manajer Chelsea mengatakan akan siap memberikan hadiah kepada salah satu pemain penyerangnya yakni Michy Batshuayi yang berupa jaminan bermain reguler jika pemain 24 tahun dapat terus tampil cemerlang. Pelatih 48 tahun tersebut merasa senang jika anak asuhnya tersebut dapat menerapkan strategi yang di berikan saat latihan ke dalam sebuah laga.

"Dia lebih banyak berkembang, ya khususnya dari segi taktikal. Batshuayi dapat bekerja dengan sangat baik dan cepat mengerti dengan apa yang saya inginkan darinya. Jujur saja saya merasa sangat senang karena dirinya berhasil tampil dengan sangat baik," ujar Conte.

Antonio Conte memberikan sanjungan kepada Michy Batshuayi, hal tersebut mengacu terhadap keberhasilan The Blues menang 2-1 atas Everton di laga putaran keempat Piala Liga Inggris yang di selenggarakan di Stadion Stamford Bridge, Rabu (25/10/2017).

Dalam pertandingan di Stamford Bridge, Kamis (26/10/2017) dinihari WIB, Chelsea menang 2-1. Gol kemenangan tim London utara ke gawang The Tofees dibukukan oleh Antonio Ruediger dan Willian.

Walaupun tidak menghasilkan gol ataupun assist, pelatih asal Italia tersebut tetap menganggap jika Michy Batshuayi mempunyai peranan penting mengenai hasil positif saat melawan Everton. Menurutnya pergerakan yang di berikan oleh Batshuayi telah membantu Chelsea mendapatkan dua gol melalui sepakan Antonio Rudgier di menit ke-26 dan Willian di menit ke-90+2.

"Bagi saya tidak masalah jika penyerang tidak mencetak gol. Karena saya hanya akan menyalahkan para pemain setelah melihat penampilan mereka. Ya, musim lalu merupakan waktu yang sulit bagi Batshuayi. Dan saat ini Batshuayi telah siap unruk menjadi stater dan akan bermain selama pertandingan," kata Conte.

"adakalanya, saya mempunyai kemungkinan untuk bermain dengan mengandalkan dua pemain penyerang. Akan tetapi untuk saat ini yang paling penting merupakan saya telah menaruh harapan kepada Batshuayi," lanjut Conte.

Di musim 2017-2018, pemain 24 tahun tersebut lebih sering tampil sebagai pemain pengganti karena kalah bersaing dari Alvaro Morata. Akan tetapi, penyerang asal Belgia tersebut dapat tetap produktif karena telah berhasil mengumpulkan tujuh gol dari 11 laga di bebagai ajang.

READ MORE
Jelang Laga Juventus VS AC Milan, Pelatih Juve Memberikan Ultimatum
2017-10-26 17:00:00

Vegas303, Turin - Massimiliano Allegri, selaku pelatih Juventus memberikan peringatan kepada seluruh anak asuhnya agar tetap menjaga konsentrasi dan stabilitas permainan saat berhadapan dengan AC Milan di laga pekan ke-11 Serie A 2017-2018 yang di laksanakan di Stadion San Siro, Sabtu (28/10/2017) mendatang. Pelatih 50 tahun tersebut sangat yakin jika Juventus tidak melakukan hal tersebut timnya akan mengalami kekalahan.

Penjelasan pelatih 50 tahun tersebut mengacu dari keberhasilan Juventus mengalahkan SPAL 4-1 di Allianz Stadium, Turin hari Rabu (25/10/2017) kemarin. Pemain 23 tahun, Federico Bernardeschi berhasil membuka keunggulan untuk Bianconeri di menit ke-14.

Massimiliano Allegri tidak terlalu puas walaupun berhasil menang 4-1 atas SPAL, Rabu (25/10/2017) atau kamis dini hari WIB. Hal tersebut karena menurutnya, anak asuhnya tampil kurang memuaskan saat melawan klub promosi tersebut.

Bianconeri berhasil memperlebar jarak melalui gol yang berhasil di sarangkan oleh Paulo Dybala di menit ke-22, Gonzalo Higuain di menit ke-65, dan Juan Cuadrado pada menit ke-70. Dan adapun SPAL hanya dapat membalas satu gol lewat sepakan Alberto Paloschi di menit ke-34.

Walaupun kalah telak, saat itu SPAL bisa saja membuat para pemain Bianconeri kewalahan. Klub promosi tersebut sempat menipiskan ketinggalan menjadi 1-2 melalui sepakan Alberto Paloschi dan kemudian SPAL mencetak gol penyama melalui Marios Oikonomou pada babak kedua namun sayang di anulir karena terjadi offside.

"Kami akan kalah dengan AC Milan jika kami bermain dengan mengulang performa seperti ini kembali. Kami seharusnya tetap menjaga intensitas dan konsistensi permainan, kami tidak bekerja dengan keras walaupun kami dapat mencetak banyak gol," kata Allegri.

"Saat laga melawan SPAL membuat saya berpikir bagaimana kami dapat menemukan keseimbangan atau justru itu merupakan gambaran yang sulit untuk bisa memenangi Scudetto. Kami harus tetap menjaga kestabilan, karna kami tidak hanya sekedar ingin menyerang dan bertahan saja," lanjut Pelatih 50 tahun tersebut.

Keberhasilan positif yang membuat Juve berhasil mengumpulkan 25 poin dan menduduki posisi ketiga di papan klasemen sementara. Bianconeri harus tertinggal tiga poin dari Napoli yang saat ini menempati posisi pertama.

READ MORE
Kehebatan Zidane sudah diakui dunia, Ini katanya
2017-10-26 17:00:00

Vegas303.net, 27 Oktober 2017- Zidane dipercaya menukangi tim utama Real Madrid sejak Januari 2016. Kala itu ia menggantikan tugas Rafael Benitez. Di luar dugaan, Zidane mampu membawa Madrid mempertegas status mereka sebagai salah satu tim terbaik di dunia.

Hingga kini, sudah 102 pertandingan dilewati Real Madrid bersama Zidane. Statistiknya adalah 76 kemenangan, 18 imbang, dan delapan kali kalah. Dalam periode itu, Madrid memenangkan satu gelar Liga Spanyol, satu Piala Super Spanyol, dua Liga Champions, dua Piala Super Eropa, dan satu FIFA Club World Cup.

Tak heran jika FIFA memilih Zidane sebagai Pelatih Terbaik 2017. Namun, pria berusia 45 tahun itu tidak mau jika dirinya disebut sebagai pelatih terbaik di dunia saat ini. "Saya menerima penghargaan itu dan saya pikir itu adalah pengakuan atas pekerjaan yang kami lakukan musim lalu. Kami telah memenangkan banyak piala sebagai sebuah tim dan saya sangat senang," kata Zidane

"Tapi jika Anda bertanya apakah saya adalah pelatih terhebat di dunia, saya akan menjawabnya tidak. Saya yakin ada pelatih lain yang lebih baik dari saya," ia melanjutkan. Menurut Zidane, dirinya butuh waktu lama untuk bisa disebut sebagai pelatih terbaik di dunia. "Jika dalam 10 tahun dari sekarang saya masih melatih dan sukses, kita bisa membicarakannya. Tapi saat ini saya bukan yang terbaik di dunia," tegas Zidane.

"Saya tidak berpikir saya yang terbaik. Saya masih jauh dari itu," kata Zidane. Publik menyebut Zidane sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Namun Zidane mengatakan, ia hanya beruntung berada di tim dengan kumpulan para pemain terbaik.

"Saya beruntung berada di tim terbaik di dunia, jujur saja. Saya menyukai apa yang saya lakukan. Saya melakukannya dengan semangat dan semakin baik," kata Zidane.

Disisi lain Zidane juga sadar kalau dirinya suatu saat nanti harus meninggalkan Real Madrid dan Zidane pun harus siap menghadapi kenyataan tersebut. Pelatih yang memenangkan penghargaan FIFA of the Year ditunjuk Real Madrid pada bulan Januari 2016 menggantikan Rafael Benitez. Sebelumnya, Zidane melatih Castilla, pemain muda di klub tersebut.

"Sepak bola selalu membawa pasang surut sehingga Anda perlu memahami bagaimana memulihkannya, Jika berada di atas, maka Anda harus mencoba dan tinggal di sana. Tapi, saya sadar suatu hari nanti akan berakhir bagi saya di Madrid dan saya siap untuk itu.

Pada bagian lain Zidane menjelaskan, kemampuannya memimpin pemain top didasarkan pada hasrat akan sepak bola dan profesinya. Dan, yang lebih penting lagi para pemain percaya pada setiap instruksinya. "Jika pemain memiliki kepercayaan pada Anda, maka Anda bisa melangkah lebih jauh," kata Zidane.

READ MORE
Inilah Gelandang Serie A yang subur musim ini
2017-10-25 17:00:00

Vegas303.net, 26 Oktober 2017- Klub-klub Liga Italia Serie A sangat mengandalkan kekuatan striker dalam urusan membobol gawang lawan. Namun, strategi ini memiliki risiko besar. Celaka bila striker para tim Serie A itu tumpul. Sebaliknya, keuntungan akan menghampiri jika penyerang rajin mencetak gol.

Seperti yang dirasakan Lazio saat ini. Keberingasan Ciro Immobile membuat mereka konsisten memetik kemenangan. Kecuali ketika bermain 0-0 lawan SPAL di pekan pertama, Immobile kemudian sukses mencetak gol di tiap laga. Alhasil, koleksi golnya hingga pekan sembilan sudah mencapai 11 gol. Dan Lazio kini bertengger di peringkat empat klasemen, menempel Juventus, Inter Milan, dan Napoli.

Begitu pula di Juventus. Seretnya keran gol Gonzalo Higuain di awal musim ini tertutupi oleh suburnya Paulo Dybala. Dalam sembilan penampilan, Dybala sudah mencetak 10 gol. Sehingga dengan demikian, I Bianconeri tetap menjaga persaingan di papan atas. Hal yang sama juga berlaku di Inter Milan, AS Roma, Napoli, dan klub lainnya.

Namun, pemain yang berposisi sebagai gelandang tak mau ketinggalan dan rajin mencetak gol. Bahkan, kadang mereka sampai dua tiga kali mencatatkan nama di papan skor dalam pertandingan. Sehingga, tak jarang pula, mereka ikut meramaikan persaingan di daftar top scorer.

Sami Khedira

Sami Khedira langsung menggeber begitu kondisinya fit setelah mengalami cedera. Gelandang Timnas Jerman itu memborong tiga gol saat Juventus melumat Udinese 6-2 di Stadion Friulli, akhir pekan lalu. Hebatnya lagi, dua dari tiga golnya itu lahir ketika Juventus bermain dengan 10 orang, setelah Mario Mandzukic diusir wasit di menit 26.

Ya, Khedira baru bermain empat kali di Serie A musim ini. Itu karena ia harus menjalani pemulihan di awal musim. Ia mulai kembali bermain ketika Juventus dikalahkan Lazio di pertandingan sebelumnya, namun itupun dari bangku cadangan. Ia masuk di menit 65, menggantikan Paulo Dybala.

Tidak hanya musim ini, Khedira memang dikenal cukup rajin mencetak gol dan menyuplai assist, sejak masih bermain untuk Stuttgart dan Real Madrid. Juga untuk Timnas Jerman. Padahal ia bermain di posisi gelandang, yang cenderung membantu pertahanan.

Di Stuttgart misalnya. Pemain 30 tahun itu mencetak 16 gol dan 19 assist dalam 132 penampilan. Untuk Real Madrid, ia menyumbang sembilan gol dan 13 assist dalam 161 pertandingan. Sedangkan untuk Timnas Jerman, ia membukukan tuhuh gol dalam 71 laga.

Bryan Cristante

Bryan Cristante bisa dibilang merupakan nama baru di kancah Serie A. Namanya barangkali terdengar asing. Namun publik sepakbola akan segera mengenalnya dengan baik dalam waktu dekat. Performa apiknya di awal musim ini bersama Atalanta, sudah terbukti mencuri perhatian.

Soal urusan mencetak gol, Cristante juga tak kalah dibanding gelandang lain. Pemain Italia keturunan Kanada ini sudah mencetak tiga gol dalam delapan penampilan di Serie A. Salah satu golnya disarangkannya ke gawang Gianluigi Buffon, saat Atalanta bertemu Juventus dua pekan lalu. Golnya itu pun memaksa pertandingan berkesudahan 2-2. Berkat penampilan impresifnya itu, Cristante dipanggil masuk ke dalam skuat Timnas Italia belum lama ini.

Cristante sejatinya merupakan pemain pinjaman. Atalanta meminjamnya dari Benfica di bursa transfer musim panas lalu. Jika cocok, klub asal Kota Bergamo itu kemungkinan akan mencoba mempermanenkannya di akhir musim nanti. Di masa kecil, pemain berusia 22 tahun itu mengenyam pendidikan di akademi sepakbola AC Milan, sebelum akhirnya dibeli Benfica tahun 2014.

Franck Kessie

AC Milan sungguh beruntung memiliki Franck Kessie. Selain tangguh mengawal pertahanan, gelandang bertubuh gempal itu fasih dalam mencetak gol. Koleksi golnya sejauh ini memang masih dua. Namun, jumlah itu sudah cukup lumayan mengingat ia lebih banyak menjaga pertahanan. Selain dua gol, ia juga sudah menyumbang dua assist.

Setidaknya, Kessie berhasil menjaga performanya seperti saat masih bermain untuk Atalanta musim lalu. Dari 31 penampilan, pemain Pantai Gading itu mencetak 7 gol dan 4 assist bagi klub asal Kota Bergamo itu.

Adapun AC Milan memboyong Kessie lewat jalur peminjaman, dengan biaya 8 juta euro untuk jangka dua tahun. I Rossoneri akan mempermanenkannya di tahun 2019 dengan tambahan uang 20 juta euro lagi.

READ MORE
Ini Titik Lemah MU Ketika Hadapi Huddersfield
2017-10-23 17:00:00

Vegas303, Manchester - Sabtu (21/10/2017) lalu, Manchester United harus kalah 1-2 dari Huddersfield Town pada pertandingan minggu kesembilan Premier League 2017-2018 yang di selenggarakan di Kirklees Stadium. Hal ini adalah kekalahan pertama yang di alami oleh The Red Devils dalam ajang Premier League di musim ini.

Setan Merah harus kebobolan dua gol lebih dulu usai Aaron Mooy dan Laurent Depoitre berhasil merobek gawang David De Gea di menit ke-28 dan menit ke-33. Di menit ke-78 Setan Merah mampu memperkecil kedudukan melalui sepakan Marcus Rashford.

Di sepanjang laga, Manchester United telah melepaskan tiga sepakan akurat dari sembilan percobaan dengan penguasaan bola 78 persen dan sementara Huddersfield berhasil menciptakan tiga peluang emas dari lima upaya.

Jika melihat dari pencatatan tersebut, Setan Merah sebenarnya tampil sangat menonjol. Akan tetapi, apa yang membuat Romelu Lukaku dan teman setimnya tidak dapat mencetak banyak poin? Ini merupakan titik lemah dari klub asuhan Jose Mourinho saat berhadapan dengan Huddersfield:

Gairah menang

Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho mengatakan jika gairah untuk meraih kemenangan para pemain The Red Devils yang menjadi biang kekalahan mereka dari Huddersfield. Menurut pelatih 54 tahun tersebut, hal tersebut sangatlah mengecewakan setelah Setan merah berhasil tampil dengan baik sejak awal musim.

"Saat saya kalah, saya hanya ingin di kalahkan oleh lawan yang memiliki kualitas lebih baik daripada kami. Akan tetapi, jika kalian kalah karena sikap, itu merupakan hal yang sangat buruk. Dan bahkan saya juga tidak ingat dengan pertandingan uji coba kami yang seperti itu kapan terjadinya?," kata Jose Mourinho.

Pemain 28 tahun, Ander Herrera yang menjadi satu-satunya pemain yang membuka suara seusai Manchester United kalah dan menurutnya, "Huddersfield tampil bergairah dari kami di 30 menit awal."

Namun, pernyataan yang di lontarkan pemain asal Spanyol tersebut justru membuat Jose Mourinho merasa marah. Jose Mourinho mengaku tidak habis pikir mengapa anak asuhnya seperti itu saat berhadapan dengan Huddersfield.

"Saat pemain seperti itu, saat para pemain merasa seperti itu, saya kira mereka hanya perlu ikut jumpa pers dan menjelaskannya karena saya tidak dapat menjelaskan," ujar Mourinho.

Tempo

Walaupun dapat menguasai bola, Setan Merah juga bermain dengan irama yang lambat saat menghadapi tim tuan rumah Huddersfield. Ini lah yang mampu di manfaatkan oleh Huddersfield untuk merobek gawang yang di jaga David De Gea.

Paul Ince selaku mantan pemain Manchester United mengakui hal tersebut. Menurut pria yang berusia 50 tahun tersebut, permainan yang di mainkan oleh Setan Merah tidak seperti Manchester City ataupun Tottenham Hotspur yang bisa tampil menekan sejak menit-menit awal pertandingan.

"Ya, mereka hanya dapat membangun serangan dengan sangat lambat. Sepertinya mereka ingin bermain melebar. Akan tetapi, menurut saya itu dapat menjadi keuntungan bagi lawan dan hal tersebut terbukti saat Huddersfield menyerang melalui serangan balik," tutur Ince

Pertahanan Rapuh

Lini pertahanan Manchester Unitd, yang di khususkan area yang menjadi posisi Victor Lindelof bisa di bilang menjadi titik yang vital. Pemain bek 23 tahun tersebut telah melakukan dua kesalahan fatal yang berakhir dengan dua gol untuk tim tuan rumah, Huddersfield.

Pemain asal Swedia tersebut, Victor Lindelof baru masuk di menit ke-25 seusai Phil Jones mengalami cedera. Kedua gol yang di dapat Huddersfield hanya berselang 10 menit setelah Victor Lindelof masuk menggantikan Phil Jones.

READ MORE
Valverde Tidak Masalahkan Jika Suarez Tumpul
2017-10-22 17:00:00

Vegas303, Barcelona - Ernesto Valverde selaku pelatih Blaugrana mengakui jika tidak mempermasalahkan ketumpulan pemain asal Uruguay, Luis Suarez. Valverde justu mengatakan jika itu adalah hal bagus.

Pemain 30 tahun tersebut telah gagal mencatatkan namanya di papan skor ketika Barca berhasil mengalahkan Malaga 2-0 di Camp Nou, Minggu (22/10/2017).

Kali ini merupakan kali kedua Suarez gagal mencetak gol secara beruntun. Secara keseluruhan, prestasi pemain 30 tahun tersebut juga terbilang menurun. Pemain penyerang Barca tersebut baru berhasil menciptakan tiga gol dari 11 penampilannya di musim 2017/2018.

Pelatih 53 tahun tersebut memahami situasi negatif yang sedang di alami oleh Luis Suarez. Menurut Valverde, kejadian yang menimpa pemain penyerang timnas Uruguay tersebut juga sering di alami oleh beberapa pemain bintang.

"Luis Suarez semakin sering membuang banyak peluang, dan itu semakin baik. Karena, itu akan menunjukkan bahwa dirinya telah berada di tempat untuk melepaskan tembakan," kata Valverde.

"Dia pasti akan mendapatkan kesempatan di tiap pertandingan. Suarez merupakan pemain yang bagus. Karena pada akhirnya, saya yakin dirinya akan menghasilkan gol," lanjutnya

Perhatian terhadap pemain asal Uruguay tersebut semakin bertambah besar karena tingkah lakunya. Pemain 30 tahun tersebut merespon dengan marah ketika harus di gantikan oleh Paco Alcacer pada menit ke-83.

Pemain 30 tahun tersebut terlihat kesal saat Valverde mengambil keputusan untuk menariknya keluar. Sebelumnya pemain asal Uruguay tersebut juga telah membuang sebuah kesempatan, ini bisa saja menjadi faktor yang membuat Suarez akhirnya memperlihatkan kekesalannya dengan memasang wajah cemberut saat di tarik keluar.

"Kami memiliki pemain penyerang yang sangat ambisius dan tidak suka di ganti. Ya, setiap pemain tentu saja selalu ingin bermain. Jadi saya tidak melihat ada masalah terkait dengan hal ini," ujar pelatih 53 tahun tersebut.

Kemenangan atas Malaga memperpanjang rekor Barcelona di La Liga. Mereka mencatat rekor 100 persen dari sembilan pertandingan.

Keberhasilan Barcelona mengalahkan Malaga telah memperpanjang prestasi Blaugrana di La Liga. Barcelona berhasil mencatatkan rekor 100 persen dari sembilan pertandingan.

READ MORE
Real Madrid Sukses membungkam Eibar
2017-10-22 17:00:00

Vegas303.net, 23 Oktober 2017- Real Madrid sukses petik poin penuh usai kalahkan Eibar 3-0 pada lanjutan Liga Spanyol di Bernabeu, Senin (23/10/2017) dini hari WIB. Hasil ini membuat Madrid terus jaga poin dengan Barcelona yang masih kokoh di puncak klasemen.

Real Madrid langsung menggebrak di menit ke-2. Namun tendangan Isco manfaatkan umpan matang Asensio masih bisa ditepis kiper Eibar. Setelah beberapa kali serangan gagal berbuah gol, Real Madrid unggul di menit ke-18 berkat gol Paulo Oliveira. Dia salah antisipasi umpan silang Isco dari sayap kanan. Real Madrid unggul 1-0.

Usai ketinggalan, Eibar mendapatkan beberapa kali peluang. Namun malah Real Madrid yang menambah gol lewat Marco Asensio. Dia membuat skor berubah menjadi 2-0 usai manfaatkan umpan silang Isco. Asensio kembali buka peluang di menit ke-33 tapi tembakannya masih diblok bek Eibar.

Hingga babak pertama berakhir, skor 2-0 untuk keunggulan Real Madrid belum berubah. Meski begitu, Eibar bisa saja tampil mengejutkan di babak kedua. Isco langsung mendapatkan peluang emas di menit ke-47. Sudah berhadapan dengan kiper, tapi tembakannya masih mudah diblok.

Cristiano Ronaldo tampak kurang berperan di laga ini, meski dia seperti beralih peran sebagai pembagi bola di laga ini. Di menit ke-52, dia mencoba tendangan keras tapi masih melambung. Eibar sendiri juga mencoba untuk menyerang. Namun serangan yang dilakukan Escalante di menit ke-58 terlalu mudah direbut pemain Madrid.

Madrid masukkan Benzema untuk gantikan Asensio di menit ke-64. Striker asal Prancis itu langsung buka peluang di menit ke-68 tapi masih bisa diblok lawan. Lagi di menit ke-74 peluang didapatkan Benzema. Namun tembakannya lagi-lagi masih diblok Eibar.

Madrid menambah keunggulan menjadi 3-0 di menit ke-82 lewat gol Marcelo. Dia manfaatkan umpan dari Benzema. Hingga bubaran, skor 3-0 untuk Real Madrid tetap bertahan. Untuk sementara, Madrid berada di posisi ketiga dengan 20 poin di bawah Barcelona dan Valencia.

READ MORE
Barcelona Tanpa Jordi Alba Kontra Malaga
2017-10-21 17:00:00

Vegas303, Barcelona - Jordi Alba, pemain sayap kiri Blaugrana tersebut masih tidak dapat di turunkan ketika Barcelona akan menghadapi Malaga di laga kesembilan La Liga, Sabtu (21/10/2017) waktu setempat yang diselenggarakan di Camp Nou. Pemain yang bernama lengkap Jordi Alba Ramos tersebut tidak dapat ikut serta membela Blaugrana karena masih mengalami cedera paha pada kaki kirinya.

Pemain 28 tahun tersebut harus menderita cedera ketika menjalani sesi latihan sebelum menjamu Olympiakos di ajang Liga Champions, pada hari Kamis (19/10/2017) dinihari. Dan akibatnya adalah pemain timnas Spanyol tersebut harus di coret Ernesto Valverde dari daftar pemain.

Ketika mendengarkan hal tersebut pelatih 53 tahun tersebut kembali harus mengesampingkan pemain 28 tahun tersebut. Itu karena hingga saat ini, keadaan cedera yang di alami oleh Alba masih belum menunjukkan perkembangan positif walaupun sudah menjalani proses pemulihan yang telah di lakukannya selama beberapa hari terakhir.

Ernesto Valverde memperkirakan akan kembali mengikutsertakan Lucas Digne untuk kembali mengisi posisi yang akan di tinggalkan oleh Alba. Pemain 24 tahun tersebut telah berhasil memberikan satu assist saat berhadapan dengan Olympiakos.

Sampai saat ini, Blaugrana masih belum memberikan keterangan resmi mengenai cedera yang sedang di alami oleh bek kirinya, Jordi Alba. Dan sedangkan para media Spanyol memperkirakan jika mantan pemain Valencia tersebut juga akan absen hingga satu pekan ke depan.

Ini merupakan cedera yang ke-13 yang telah di alami oleh pemain 28 tahun tersebut selama berseragam Barcelona. Pemain 28 tahun tersebut memang sering mengalami cedera di sepanjang kariernya di Blaugrana. Yang terakhir, Jordi Alba harus mengalami masalah pada lututnya di November 2016.

Sementara itu, selain harus kehilangan Alba, Blaugrana juga harus kehilangan Rafinha Alcantara yang mengalami cedera di lutut kirinya saat Barcelona berhasil menang 6-1 atas Paris Saint-Germain, di Stadion Camp Nou, 8 April 2017. Pemain 24 tahun telah menjalani perawatan selama 179 hari dan absen dalam 22 laga di berbagai ajang. Dan Ousmane Dembele yang juga mengalami cedera hamstring ketika Barcelona berhasil menang 2-1 atas Getafe, 16 September lalu. Striker yang dibeli Barcelona 145 juta euro itu terpaksa harus absen selama empat bulan.

READ MORE
Pemain Manchester City ini selevel dengan Ronaldo
2017-10-21 17:00:00

Vegas303.net, 22 Oktober 2017- Gelandang Manchester City Bernardo Silva memuji rekan setimnya yakni Kevin de Bruyne. Menurutnya De Bruyne selevel dengan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo.

Bernanrdo merupakan tekan setim Eonaldo di Timnas Portugal. Pemain yang di beli oleh Manchester City dari Monaco ini menganggap De Bruyne dan Ronaldo sama-sana sosok pembela di lapangan. "Mereka berdua pemain luar biasa dan membuat perbedaan untuk tim, Mereka inspirasi" Kata Bernardo.

Pemain berusia 23 tahun ini menilai Ronaldo dan De Bruyne memiliki keahlian khusus sebagai pesepak bola. Hal itu yang menjadikan kedua pemain tersebut bintang lapangan hijau bersama Real Madrid maupun Manchester City.

"Cristiano memiliki kualitas dalam mencetak gol di setiap laga, secara reguler mencetak gol dan mengembangkan permainan," ungkap Bernardo. "Kevin juga, dengan umpannya, assistnya dan cara dia selalu menempatkan bola di posisi yang tepat. Mereka adalah pemain yang berbeda dalam posisi yang berbeda dan memiliki kualitas yang berbeda, namun keduanya menakjubkan dan senang bermain dengan keduanya," terangnya.

Kevin de Bruyne

Pada tanggal 30 Agustus 2015, Manchester City mengumumkan kedatangan De Bruyne dengan kontrak enam tahun, dengan biaya pinjaman sebesar 55 juta poundsterling (75 juta euro) menjadikannya transfer termahal kedua dalam sejarah sepak bola Inggris setelah Ángel Di María pindah ke Manchester United pada 2014.

Dia melakukan debut untuk tim di Liga Primer pada 12 September melawan Crystal Palace, menggantikan Sergio Agüero yang cedera pada menit ke-25. Pada tanggal 19 September, dia mencetak gol pertamanya untuk klub melawan West Ham United pada babak pertama perpanjangan waktu dalam kekalahan 2-1.

Dia kemudian mencetak gol dalam kemenangan Piala Liga 4-1 melawan Sunderland, pada 22 September dan kalah 4-1 dari Tottenham Hotspur di Liga Primer pada 26 September. Pada 3 Oktober, ia mencetak gol dalam kemenangan 6-1 dalam tim melawan Newcastle United.

Pada tanggal 2 Oktober, De Bruyne diumumkan sebagai salah satu pemain dalam daftar panjang untuk penghargaan FIFA Ballon d'Or yang prestisius, di samping rekan setimnya seperti Sergio Aguero dan Yaya Toure. Baru 18 hari kemudian, pada 20 Oktober dia diturunkan oleh FIFA sebagai salah satu pemain dalam daftar 23 orang untuk Ballon d'Or.

Pada tanggal 21 Oktober, De Bruyne mencetak gol kemenangan injury time melawan Sevilla di Liga Champions, untuk merebut City dalam satu poin dari pemimpin grup Juventus, dengan tiga pertandingan tersisa. Pada tanggal 1 Desember, dia mencetak gol kemenangan 4-1 atas Hull City untuk mengirim Manchester City melalui semifinal Piala Sepak Bola.

Pada tanggal 27 Januari 2016, De Bruyne mencetak satu gol dalam kemenangan 3-1 semifinal Piala Liga atas Everton, namun mengalami cedera pada lutut kanannya yang akan membuatnya absen dalam tim selama dua bulan.

Pada tanggal 2 April, De Bruyne kembali dari cedera dalam kemenangan 4-0 melawan Bournemouth di Dean Court, mencetak gol kedua tim pada menit kedua belas. Empat hari kemudian, dia mencetak gol pembuka dalam hasil imbang 2-2 dengan Paris Saint-Germain di perempat final perempatfinal Liga Champions UEFA di Parc des Princes.

Pada tanggal 12 April, De Bruyne mencetak gol kemenangan melawan Paris Saint-Germain, maju ke semifinal Liga Champions, untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, dengan skor agregat 3-2. Menulis di The Independent, Mark Ogden mengatakan, "Ini adalah gol yang menakjubkan dari Belgia, yang mengambil sentuhan untuk mengendalikan bola sebelum melengkung di luar Trapp dari tepi area penalti."

Gol berikutnya De Bruyne terjadi pada 8 Mei 2016 dalam hasil imbang 2-2 dengan Arsenal, meski hasilnya membuat City lolos kualifikasi Liga Champions dari tangan mereka sendiri. Pada tanggal 10 September 2016, De Bruyne mencetak gol dan membantu dalam derby Manchester pertama musim ini yang memenangkan City 2-1 dan dianugerahi Man of the Match.

Pada tanggal 17 September 2016, De Bruyne dianugerahi Man of the Match,dalam kemenangan 4-0 atas Bournemouth. De Bruyne mencetak gol pertama, membantu yang keempat, dan memberi umpan kunci pada gol kedua dan ketiga. Setelah istirahat internasional, Manchester City menarik pertandingan berikutnya, melawan Everton, bermain pada 15 Oktober 2016 dengan skor akhir 1-1. Agüero dan De Bruyne keduanya absen dalam adu penalti sementara Nolito turun dari bangku cadangan untuk menyamakan kedudukan bagi City.

Pada tanggal 1 November De Bruyne mencetak gol dari tendangan bebas dalam kemenangan tim 3-1 atas FC Barcelona.

READ MORE
Pelatih Inter Milan yakin Napoli menjadi contoh yang baik
2017-10-20 17:00:00

Vegas303.net, 21 Oktober 2017- Spalletti berbicara mengenai progres timnya yang bagus musim ini. "Inter telah melakukan dengan baik untuk pilihan yang telah mereka buat," kata Spalletti, seperti dilansir Football Italia.

Inter Milan harus menyambangi markas Napoli akhir pekan ini dalam lanjutan pekan kesembilan Liga Italia Serie A. Spalletti menyanjung Napoli, yang memiliki rencana matang untuk menghadapi persaingan musim ini.

"Napoli telah mengerjakan proyek yang sama selama tiga tahun. Itu tergantung evaluasi dan analisis yang Anda buat, Napoli telah memainkan level sepak bola yang sama selama tiga tahun dan sekarang menjadi sebuah iklan untuk sepak bola kami," jelas pelatih berkepala plontos ini.

Mantan pelatih AS Roma ini menilai kinerja Mauro Icardi dan kawan-kawan sudah sangat baik. Bahkan, Spalletti menyebut penampilan Inter Milan terkadang luar biasa sehingga membuat publik mulai menjagokan mereka di papan atas.

Menurut Spalletti, Inter Milan tidak boleh hanya fokus pada Napoli. Saat ini I Partenopei memuncaki klasemen sementara Liga Italia, sedangkan Nerazzurri di posisi kedua dan tertingal dua poin. "Tetap saja, kami tidak bisa melupakan tim lain. Ini akan menjadi kesalahan untuk meremehkan mereka," beber Spalletti.

"Setiap minggu, sebuah kereta berangkat dan Anda harus pandai mengubah tiket Anda. Saya suka Napoli, tapi Anda harus mengedepankan Juventus untuk memenangkan liga dan itu sulit," paparnya.

Luciano Spalletti lahir 7 Maret 1959 adalah manajer sepak bola Italia dan mantan pemain, saat ini manajer klub Serie A Inter Milan. Spalletti di awal karir manajemen membawanya ke Empoli berjuang, mana ia adalah pelatih kepala antara Juli 1993 dan Juni 1998.

Ia memimpin sisi Tuscan dua berturut-turut promosi dari Seri C1 terkemuka Serie A. Spalletti juga menghabiskan waktu di Sampdoria dari Juli 1998-Juni 1999, dan Venezia dari Juli 1999 hingga Oktober 1999. Spalletti dua kali sebagai pelatih kepala pada Udinese. pertama adalah antara Maret 2001 sampai Juni tahun 2001.

Kedua adalah antara Juli 2002 dan Juni 2005. Saat berada di Udinese ia benar-benar mulai membuat dampak sebagai manajer. Selama musim 2004 – 05, Spalletti membawa Udinese berada diposisi keempat di Serie A, melebihi harapan dan mengamankan tempat dalam Liga Champions UEFA.

Spalletti menjadi pelatih Roma pada bulan Juni 2005. pada 29 Juli, Spalletti memenangkan turnamen ramah Piala Champions internasional di Singapura setelah mengalahkan Lyon, Bayern Munich dan Chelsea. pada tanggal 20 Agustus, Spalletti memenangkan pertandingan Liga pertama dengan Inter mengalahkan Milan 3-0 di San Siro. pada 26 Agustus, ia memenangkan pertandingan kedua Inter melawan bekas timnya Roma.

Pada 9 Juni 2017 Spalletti dikukuhkan sebagai manajer baru Internazionale setelah menandatangani kontrak dua tahun. ini datang setelah Spalletti bepergian ke Nanjing, Cina, untuk mengadakan pembicaraan dengan Zhang Jindong, managing director Suning Holdings Group, pemilik mayoritas panggilan pada 29 Juli, Spalletti memenangkan Piala Champions internasional ramah turnamen di Singapura setelah mengalahkan Lyon, Bayern Munich dan Chelsea.

Pada tanggal 20 Agustus, Spalletti memenangkan pertandingan Liga pertama dengan Inter mengalahkan Milan 3-0 di San Siro. [28] pada 26 Agustus, ia memenangkan pertandingan kedua Inter melawan bekas timnya Roma, 1-3.

READ MORE