INFO TERKINI: Selamat Datang Di Vegas303.com. Untuk melakukan registrasi, deposit dan withdraw silakan langsung melakukan konfirmasi melalui BBM/Line/livechat kami- Link Alternatif kami di: Vegas303.net

Pelatih AC Milan Terapkan Taktik Baru Untuk Hadapi Inter
2017-10-09 17:00:00

Vegas303, Milan - Pada akhir pekan ini, AC Milan akan menghadapi rival abadinya yakni Inter Milan di lanjutan Serie A. Menurut i rossoneri ini merupakan laga terpenting untuk Milan di musim ini.

Untuk saat ini, AC Milan tengah berada di luar empat besar dan juga kehilangan tiga dari tujuh laga di awal Serie A. Oleh karena itu, Vincenzo Montella selaku pelatih AC Milan tersebut sangat menginginkan perubahan pada tubuh timnya.

Media online Italia tersebut mengabarkan jika Montela akan mencoba taktik baru yang dapat membantu klubnya untuk mengatasi rival abadi satu kota mereka. Pelatih yang berumur 43 tahun tersebut di kabarkan akan mencoba menggunakan formasi 3-4-1-2 saat sesi latihan hari ini, Senin (09/10/2017).

Di dalam rencana tersebut, yang akan bermain sebagai gelandang serang yang berposisi di belakang striker utama adalah Suso atau Bonaventura.

Dan sedangkan dalam laga uji coba, AC Milan berhasil mengalahkan tim primavera 3-1. Yang masing - masing gol di buat oleh Bonaventura, Borini dan José Mauri.

Di laga ini, Borini akan menempati posisi pemain sayap kanan bersama dengan Montolivo. Sementara, Mauri akan menempati posisi tengah bersama dengan Franck Kessié dan Lucas Biglia.

Andalkan Silva

Saat ini pemain yang menjadi andalan AC Milan yakni Kalinic tidak dapat bermain di laga nanti di karenakan masih mengalami cedera. Sementara itu, Andre Silva juga akan absen karena harus membela timnas Portugal.

Pemain asal Portugal tersebut telah memiliki awal yang baik di musim ini dengan mencetak gol di Liga Europa dan tim nasional. Hanya saja masalahnya mantan pemain penyerang Porto tersebut belum berhasil mencetak gol pertamanya di Serie A.

Ada kemungkinan pelatih 43 tersebut akan menempatkannya sebagai staeter saat akan melawan Inter. Belum lama ini pemain 21 tahun tersebut telah berhasil mencetak gol dalam kemenangan klubnya 2-0 atas Andorra dalam laga kualifikasi Piala Dunia.

READ MORE
Italia menang tipis berkat goal Candreva
2017-10-09 17:00:00

Vegas303.net, 10 Oktober 2017- Italia berhasil memenuhi target mengalahkan tuan rumah Albania di laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Selasa (10/10/2017). Gol tunggal Antonio Candreva membuat Italia menang 1-0.

Kemenangan ini memang tidak mengubah nasib Italia gagal lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2018. Sejak pekan lalu Italia sudah dipastikan menjadi runner-up Grup G. Spanyol yang menjadi juara Grup G dan berhak lolos langsung ke Rusia. Namun kemenangan atas Albaia ini membuat Italia memastikan diri menjadi unggulan teratas pada saat undian play-off.

Italia mendapat perlawanan sengit dari Albania. Kiper Gianluigi Buffon dua kali dipaksa jatuh bangun menyelamatkan gawang Italia dari tendangan jarak jauh Elseid Hysaj dan Eros Grezd. Gli Azzurri baru mendapat peluang emas pertama ketika laga memasuki menit 21 melalui sepakan Ciro Immobile yang bisa ditepis oleh kiper Etrit Berisha.

Peluang lainnya Italia lewat Matteo Darmian dan Eder juga masih belum membuahkan hasil. Tak ada gol yang tercipta di babak pertama. Di awal babak kedua, Albania nyaris mencetak gol. Beruntung bagi Italia, Buffon dengan cekatan bisa menggagalkan peluang dari Grezd.

Setelah peluang Eder diamankan oleh Berisha, Italia akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit 73. Umpan silang Leonardo Spinazzola disambar Candreva dengan tendangan voli dari sudut sempit.

Immobile melewatkan peluang untuk menggandakan keunggulan Italia di menit akhir. Lewat serangan balik, Immobile tinggal berhadapan dengan Berisha. Tapi kiper Atalanta itu masih bisa menggagalkan peluang Immobile.

Timnas Italia dipastikan harus berjuang melewati babak play-off agar bisa tampil di Piala Dunia 2018. Ini terjadi usai Gli Azzurri ditahan imbang 1-1 oleh Republik Makedonia dalam lanjutan babak kualifikasi di Stadion Olimpiade Grande Torino, Sabtu (7/10/2017) dini hari WIB.

Dengan sisa satu pertandingan, Italia tidak mungkin lagi mengejar Spanyol di puncak klasemen karena terpaut lima poin. Usai pertandingan, kiper sekaligus kapten Timnas Italia, Gianluigi Buffon menyebut, timnya kehilangan kepercayaan diri saat menghadapi Makedonia.

Sempat unggul lebih dulu lewat gol Giorgio Chiellini di babak pertama, bukannya menambahkan keunggulan, Italia justru kebobolan di menit ke-77 oleh gol Aleksandar Trajkovski, memanfaat assist Goran Pandev.

Sebelumnya “Itu sungguh penampilan yang tidak menyenangkan, dan barangkali inilah aspek paling mencemaskan dalam tahun pertama kami. Pertandingan itu padahal dipenuhi antusiasme dan penguasaan,” ujar Buffon kepada Rai Sport.

Buffon mengungkapkan, hilangnya kepercayaan diri timnya diakibatkan kekalahan telak 0-3 dari Spanyol beberapa waktu lalu. Menurutnya, kekalahan itu masih membekas sampai sekarang.

“Kami masih terngiang-ngiang akan kekalahan itu. Kalaupun kami menang 1-0 malam ini, saya tidak berpikir bahwa itu telah mengubah keadaan penampilan kami sebagai tim, sebagai individu, dalam ketidakstabilan permainan kami,” ujar Buffon yang juga masih jadi andalan Juventus itu.

READ MORE
Schweinsteiger Pilih Nonton Balet di Bandingkan Clubbing
2017-10-08 17:00:00

Vegas303, Chicago - Schweinsteiger pemain yang memiliki nama lengkap Bastian Schweinsteiger yang merupakan Legenda Bayern Munchen dan timnas Jerman tersebut membicarakan kegemaran uniknya selama tinggal di Amerika Serikat. Pria yang juga merupakan mantan gelandang Manchester United tersebut juga mengaku sering menonton pertunjukkan opera dan balet bersama istrinya yang juga merupakan mantan petenis no.1 di dunia Ana Ivanovic.

Mantan pemain timnas Jerman tersebut pidah ke AS sejak mulai bergabung dengan klub Chicago Fire pada Maret 2017 lalu. Salah satu media cetak Chicago memiliki kesempatan untuk mewawancarai pemain yang berusia 33 tahun tersebut perihal kehidupannya pasca-pensiun dari timnas.

"Saya bagun sekitar jam 7 pagi, dan tentunya saya langsung mengambil kopi dan tentu saja yang lainnya bersama dengan istri saya," tutur Schweinsteiger

Saat memiliki waktu luang, mantan gelandang Manchester United tersebut akan pergi berjalan-jalan ke Navy Ride yang merupakan sebuah dermaga yang letaknya di garis pantai Chicago. Schweinsteiger akan menyusuri dermaga dengan berjalan kaki atau bersepeda.

"Dan mungkin sehabis itu saya akan sarapan lalu bersepeda dan pergi ke museum. Saya pun akan tidur di siang hari lalu kemudian tergantung apakah saya dapat menonton pertandingan hoki es atau jika saya memiliki waktu luang yang cukup saya akan pergi untuk menonton opera," ujar mantan gelandang MU tersebut.

"Hal itu karena opera, teater, balet dapat mengisi hari-hari saya. Dan ketika orkestranya dimulai. Di saat itulah saya merasa rileks," lanjutnya.

Schweinsteiger menganggap jika kehidupan di Amerika Serikat lebih tenang karena perhatian media lokal tidak terlalu berlebihan seperti di Inggris. Saat masih menjadi pemain Manchester United, kegiatan pria 33 tahun di luar lapangan bersama dengan istri ataupun dengan pemain MU selalu diikuti oleh awak media.

"Jika ini itu saja saya tidak dapat menghadiri pesta-pesta," akhirnya.

Selama berseragam Manchester United, Bastian Schweinsteiger telah melakoni 36 pertandingan, dan mencetak dua gol, serta satu assist. Saat memasuki musim 2016-2017, gelandang berusia 33 tahun itu jarang bermain reguler karena tidak masuk ke dalam skuat utama The Red Devils.

READ MORE
Jerman mengakhiri Kualifikasi Piala Dunia dengan Sempurna
2017-10-08 17:00:00

Vegas303.net, 9 Oktober 2017- Timnas Jerman mengakhiri Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa dengan sempurna. Pada laga pamungkas Grup C, Der Panzer mencukur Azerbaijan 5-1, Senin (9/10/2017) dinihari WIB.

Jerman sebenarnya sudah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 sejak pekan lalu. Namun tim asuhan Joachim Low ini tetap tampil trengginas saat menjamu Azerbaijan di Fritz-Walter-Stadion.

Laga baru berjalan delapan menit, gelandang Leon Goretzka sudah bisa membuka keunggulan Jerman. Goretzka mencetak gol indah dengan tumitnya sembari membelakangi gawang. Azerbaijan sempat memberikan perlawanan sengit. Tim tamu bahkan bisa menyamakan skor di menit 34 lewat gol Ramil Seydayev.

Jerman baru bisa kembali unggul pada menit 54. Sandro Wagner mencatatkan namanya di papan skor menanduk umpan silang Julian Brandt. Bek Antonio Rudiger memperbesar keunggulan Jerman di menit 64 lewat sundulan. Dua menit kemudian, Jerman makin menjauh setelah Goretzka membukukan gol keduanya menyontek umpan tarik Sane.

Pesta Jerman ditutup gol spektakuler pemain Liverpool Emre Can. Eks pemain Bayer Leverkusen itu melepaskan tendangan geledek dari luar kotak penalti. Jerman mengoleksi poin sempurna 30 dari 10 laga di Kualifikasi Piala Dunia 2018. Posisi dua Grup C ditempati Irlandia Utara dengan 19 angka.

Keberhasilan Jerman meraih hasil sempurna di Kualifikasi Piala Dunia 2018 ini membuat mereka menjadi tim Eropa kedua yang bisa melakukannya setelah Spanyol di Kualifikasi Piala Dunia 2010. Jerman juga memecahkan rekor Eropa berkat 43 gol yang dibuat selama babak kualifikasi. Der Panzer menjadi tim paling subur dalam satu periode kualifikasi Piala Dunia/Eropa. Sebelumnya ada Spanyol dengan 42 gol di Kualifikasi Piala Eropa 2000.

READ MORE
Andaikan Piala Dunia 2018 Tanpa Messi dan Argentina
2017-10-07 17:00:00

Vegas303, Buenos Aires - La Albiceleste saat ini telah terancam tidak dapat mengikuti Piala Dunia 2018 Rusia. Kesempatan mereka sangat sulit untuk bisa mendapatkan tiket menuju turnamen sepak bola yang paling berkelas di dunia.

Argentina mencadangkan satu laga lagi melawan Ekuador di kualifikasi Piala Dunia 2018. Perolehan hasil yang negatif dapat berujung ketidak ikut sertanya Albiceleste dan sang mega bintang yakni Lionel Messi di Rusia nanti.

Keunggulan dapat membuat Argentina memastikan tempat pada babak play - off. Akan tetapi, anak asuh Jorge Sampaoli juga dapat lolos menuju Piala Dunia 2018 jika mereka berhasil menang atas Ekuador, sementara Peru kalah dan Chile gagal mengalahkan Brazil.

Namun apabila laga Argentina melawan Ekuador berakhir imbang, hasil tersebut telah cukup untuk membuat mereka untuk lolos, tentu saja dengan beberapa syarat. Laga Paraguay kontra Bolivia harus berimbang 0-1 dan laga Kolombia kontra peru harus berakhir 1-0.

La Albiceleste kerap kali meraih hasil imbang di dalam tiga pertandingan terakhir di kualifikasi Piala Dunia 2018. Pertandingan Partai pamungkas kontra Ekuador merupakan laga hidup dan mati bagi La Albiceleste.

Laga Piala Dunia 2018 juga akan menjadi kemungkinan, laga Piala Dunia yang terakhir bagi pemain penyerang Barcelona tersebut. Hal tersebut di karenakan tahun depan usia pemain yang berjulukan La Pulga itu akan mendekati 31 tahun dan pada Piala Dunia 2022, Lionel Messi telah berumur 35 tahun.

Oleh karena itu, jika La Albiceleste absen di turnamen sepak bola yang berlangsung empat tahun sekali tersebut akan menjadi kerugian terbesar bagi Messi sendiri. Laga Piala Dunia ini akan tetap menjadi Piala Dunia dengan ada ataupun tanpa adanya Messi. Akan tetapi, ketidakhadiran salah satu pemain terbaik di dunia tersebut akan sedikit mengurangi daya tarik di Piala Dunia 2018 tersendiri.

Saat ini, La Albiceleste tengah menempati peringkat keenam pada klasemen sementara Kualifikasi Piala Dunia 2018 di zona Amerika Selatan dengan berhasil mengumpulkan 25 poin. Dan jumlah poin tersebut sama dengan perolehan poin yang berhasil di raih oleh Peru yang tengah berada satu tingkat di atasnya dengan poin yang sama namun unggul produktivitas gol.

READ MORE
Portugal berhasil menang saat bertamu ke Andorra
2017-10-07 17:00:00

Vegas303.net, 8 Oktober 2017- Portugal akan melakoni laga hidup-mati dengan Swiss setelah menang susah payah 2-0 atas Andorra di Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Minggu (8/10/2017). Cristiano Ronaldo kembali jadi bintang kemenangan Portugal.

Pelatih Portugal Fernando Santos memutuskan mencadangkan Ronaldo saat dijamu Andorra. Pasalnya jika terkena kartu kuning lagi Ronaldo bakal absen saat melawan Swiss. Sayangnya eksperimen Santos gagal. Portugal tak mampu menjebol gawang Andorra hingga turun minum. Kondisi ini memaksa Santos untuk mengambil risiko dengan menurunkan Ronaldo.

Keputusan ini terbukti tepat. Ronaldo memecah kebuntuan Portugal pada menit 63 setelah menyelesaikan umpan silang dari Joao Mario. Portugal menggandakan skor pada menit 86. Kali ini penyerang Andre Silva yang mencatatkan namanya di papan skor.

Kemenangan ini membuat Portugal tetap di posisi dua klasemen Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa dengan 24 poin. Portugal tertinggal tiga angka dari Swiss yang di laga lainnya menang 5-2 atas Hongaria.

Dengan demikian Portugal dan Swiss akan saling bunuh pekan depan untuk memastikan siapa yang lolos langsung ke Rusia. Portugal harus menang dengan selisih dua gol atas Swiss jika ingin lolos otomatis. Portugal sendiri sudah mengamankan setidaknya tiket play-off berkat kemenangan atas Andorra.

READ MORE
Donnarumma Masuk Daftar Incaran PSG
2017-10-06 17:00:00

Vegas303, Milan - Saat ini Paris Saint-Germain masih belum ingin berhenti untuk membentuk tim dengan beberapa pemain mega bintang. Setelah berhasil mendatangkan Kylian Mbappe dan Neymar Jr sebagai pemain andalan, kini tim raksasa Prancis tersebut kabarnya akan segera membenahi lini pertahanannya di Januari mendatang.

Dan yang kini menjadi ambisi Paris Saint-Germain tersebut adalah memboyong kiper kelas dunia. Penjaga gawang yang akan di incar PSG merupakan kiper andalan AC Milan yakni Gianluigi Donnarumma yang akan masuk kedalam daftar pemain incaran PSG. Kiper Italia tersebut akan di maksudkan sebagai bagian dari proyek jangka panjang Les Parisen saat mengingat usia sang kiper masih terbilang sangat muda.

Kesempatan klub raksasa Prancis untuk bisa memboyong pemain 18 tahun tersebut terbilang cukup besar. Hal tersebut di karenakan PSG memiliki kedekatan tersendiri dengan agen Donnarumma sendiri yakni Mina Raiola yang juga merupakan agen dari salah satu pemain mereka, Marco Verratti.

Hanya melalui Raiola lah klub raksasa Prancis tersebut dapat membujuk kiper Italia tersebut agar mau meninggalkan AC Milan. Peluang tersebut sangat terbuka, apalagi jika I Rossoneri gagal menembus Liga Champions musim depan.

Pemain 18 tahun tersebut beberapa waktu lalu hampir nyaris saja meninggalkan I Rossoneri. Akan tetapi kiper muda tersebut berubah pikiran dan setuju untuk memperpanjang kontraknya hingga Juni 2021. Dan di dalam kontrak barunya, kiper muda tersebut telah terdapat perjanjian mengenai rilis senilai 75 juta euro.

Selain kiper kelas dunia tersebut, terdapat nama lainnya yang juga telah masuk ke dalam daftar oleh PSG adalah kiper Atletico Madrid, yakni Jan Oblak. Penjaga gawang asal Slovenia tersebut telah terikat dengan perjanjian rilis senilai 100 juta euro di dalam kontraknya.

Akan tetapi, dengan uang yang membeludak yang dimiliki oleh pengusaha Qatar yakni Nasser Al-Khelaifi selaku pemilik PSG telah di yakini tidak akan mengalami kesulitan bagi PSG untuk menebus uang sejumlah itu. Klub raksasa Prancis tersebut hanya perlu bersaing dengan Manchester United yang juga akan mengincar kiper 24 tahun tersebut untuk menggantikan David De Gea yang mungkin akan hengkang ke Real Madrid.

Andalkan Kiper Akademi

Walaupun di musim ini, gawang Paris Saint-Germain telah di jaga oleh Alphonse Areola. Kiper asal Prancis tersebut mengantikan posisi Salvatore Sirigu yang telah di lepas musim panas lalu dengan status yang bebas transfer.

Sejauh ini, penampilan kiper binaan akademi PSG itu cukup baik. Dari 11 laga yang dilakoni, ia baru kebobolan 6 gol di semua kompetisi.

Sepanjang ini, permainan yang di tampilkan oleh kiper yang merupakan binaan dari akademi PSG tersebut cukup baik. Hal itu karena dari 11 pertandingan laga yang dijalani, Alphonse Areola baru kerbobolan 6 gol di semua kompetisi.

READ MORE
Alasan Neymar, Brazil tidak dapat mencetak gol saat laga melawan Bolivia
2017-10-06 17:00:00

Vegas303.net, 7 Oktober 2017- Gelandang timnas Brazil Neymar menyebut kondisi stadion di La Paz Bolivia tidak manusiawi. Timnas Brazil bermain imbang 0-0 dengan tuan rumah Bolivia di ajang kualifkasi Piala Dunia 2018.

"Tidak manusiawi bermain di kondisi seperti itu, lapangan, cuaca, bola semuanya buruk." tulis Neymar di akun Instagramnya. Brazil yang bermain di Stadion Hernando Siles tersebut tak dapat menciptakan gol padahal Selecao memainkan hampir semua pemain inti mereka.

Kondisi stadion di kota La Paz memang tak lazim, Stadion itu terletak pada ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut. Akibatnya persediaan oksigen di dalam stadion pun terbatas. Hasil imbang ini tak berdampak bagi Brazil karena Neymar dan kawan-kawan telah dipastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung di Russia.

"Tapi kami senang dengan performa kami, meskipun dikondisi seperti itu" kata Neymar mengakhiri.

Neymar da Silva Santos Junior lahir pada 5 februari 1992 yang umumnya dikenal sebagai Neymar atau Neymar Jr, ia adalah pemain sepak bola profesional Brazil yang bermain untuk klub liga Prancis yakni Paris Saint Germain.

Neymar sudah bergabung menjadi Timnas Brazil pada usia 17 dan bermain pada Piala Dunia u-17 2009 yang dimana dia berhasil mencetak gol di laga pembuka saat melawan Jepang. Mantan sepak bola Brazil Pele dan Romario dikabarkan mendesak Dunga untuk mengambil Neymar ke piala dunia 2010.

Meskipun pendapat luas bahwa Neymar layak mendapat tempat di skuat Dunga petisi 14.000 tanda tangan, dan meskipun tekanan besar pada Dunga untuk memilih Neymar, ia dihilangkan dari 23 skuad dan daftar Standby.

Pada tanggal 26 Juli Neymar terpilih menjadi pemain di tim senior Brazil oleh pelatih kepala baru Mano Menezes untuk pertandingan persahabatan melawan Amerika Serikat di East Rutherford, New Jersey.

Pada tanggal 10 Agustus 2010 ia melakukan debutnya bersama tim nasional dalam game tersebut, berusia 18 tahun, memulai pertandingan dan mengenakan jersey nomor 11. Dia mencetak gol pada debutnya setelah 28 menit, sebuah sundulan yang berasal dari umpan silang Andre Santos dalam kemenangan 2-0 untuk Brasil.

Pada tanggal 1 Maret 2011, Neymar mengatakan: "Berada di tim Brasil adalah hak istimewa, Ada beberapa pemain yang luar biasa dan saya sangat senang berada di antara mereka." Pada tanggal 27 Maret 2011, dia mencetak dua gol dalam 2- 0 menang melawan Skotlandia di Stadion Emirates.

Pada tanggal 2 Juni, Neymar ditunjuk untuk berpartisipasi bersama Tim Brazil di Piala Dunia FIFA 2014. Pergi ke turnamen, sebagai pemain bintang tim, Neymar adalah orang yang diharapkan bisa memenangkan Brasil keenam Piala Dunia di kandang sendiri.

Neymar meraih gelar internasional ke-50 dalam pertandingan pembukaan turnamen tersebut, pada 12 Juni melawan Kroasia di Sao Paulo. Pada pertandingan grup ketiga, dia kembali mencetak dua gol saat Selecao mengalahkan Kamerun 4-1 untuk mencapai babak sistem gugur. Di babak 16 melawan Cile, pertandingan selesai 1-1 setelah 120 menit dan diputuskan oleh adu penalti dengan Neymar mencetak gol yang terbukti menjadi tendangan kemenangan bagi Brasil.

Di final melawan Jerman di Maracana di Rio pada 20 Agustus, Neymar membuka skor dengan tendangan bebas setelah 27 menit. Pertandingan selesai 1-1 setelah Max Meyer menyamakan kedudukan di babak kedua. Brasil mengalahkan Jerman 5-4 melalui adu penalti, dan Neymar mencetak hukuman kemenangan untuk membawa Brasil meraih medali emas Olimpiade pertamanya di sepak bola pria. Baik selama dan sebelum turnamen,

Neymar menjadi sasaran kritik atas tingkah lakunya dan di luar lapangan, dengan beberapa mantan pemain Brazil menunjukkan bahwa dia tidak cocok untuk menjadi kapten tim nasional. Neymar kemudian meninggalkan kapten setelah mengikuti kemenangan Olimpiade mereka.

READ MORE
Inggris hanya menang tipis dari Slovenia
2017-10-05 17:00:00

Vegas303.net, 6 Oktober 2017- Bermain di Stadion Wembley, timnas Inggris harus menunggu hingga menit akhir untuk memastikan kemenangannya. Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate memainkan skema 4-2-3-1 untuk pertandingan ini. Sebagai ujung tombak, Southgate memasang bomber Tottenham Hotspur, Harry Kane.

Yang unik, Southgate memasang gelandang Liverpool, Alex Oxlade Chamberlain. Padahal, Chamberlain saat ini performanya kurang mengilap bersama The Reds. Timnas Inggris yang unggul kualitas pemain kerap membuat timnas Slovenia tertekan. Lewat Raheem Sterling dan Marcus Rashford, timnas Inggris beberapa kali mngancam gawang Slovenia.

Sayangnya, penyelesaian akhir tampaknya jadi pekerjaan rumah buat Southgate. Pasalnya, hingga babak pertama usai, Inggris belum juga bisa membobol gawang Slovenia yang dikawal kiper Atletico Madrid, Jan Oblak.

Pada babak kedua, timnas Inggris mencoba strategi berbeda. Kane dan kawan-kawan mencoba untuk melesakkan tendangan jarak jauh dari gawang Oblak, namun ini juga tidak membuahkan hasil. Timnas Inggris boleh dibilang beruntung memiliki Kane. Insting tajam bomber Spurs ini membuatnya jadi penyelamat untuk mempersembahkan tiga poin bagi Inggris.

Pada masa tambahan, Kane sukses menyambut umpan silang Kyle Walker. Aksi Kane ini rupanya gagal ditahan Oblak, sehingga ia harus kebobolan lewat gol Kane saat pertandingan sudah menit akhir. Kemenangan bagi timnas Inggris membuat mereka memuncaki Grup F dengan 23 poin tanpa satupun kekalahan. Di sisi lain, Slovenia harus puas di peringkat keempat dengan koleksi 14 poin.

Harry Kane lahir di Walthamstow sampai Kim dan Patrick Kane dan memiliki satu kakak laki-laki, Charlie. Dia memiliki keturunan Irlandia melalui ayahnya yang berasal dari Galway. Dia dibesarkan di Chingford dan menghadiri Akademi Dasar Larkswood sampai tahun 2004, diikuti oleh Chingford Foundation School.

Kane juga memenuhi syarat untuk Republik Irlandia melalui ayahnya, yang lahir di Galway, namun pada bulan Agustus 2014 dia mengesampingkan kesetiaan, dengan mengatakan bahwa dia ingin masuk ke tim senior Inggris.

Setelah menjalankan form dengan Tottenham dan menjadi pencetak gol terbanyak ketiga di Liga Primer tepat di belakang Diego Costa dan Sergio Agüero dengan 16 gol pada 19 Maret 2015, Kane ditunjuk oleh manajer Roy Hodgson di skuad Inggris untuk menghadapi Lithuania dalam sebuah Pertandingan kualifikasi UEFA Euro 2016 dan Italia dalam pertandingan persahabatan.

Dia membuat debut internasionalnya di Stadion Wembley, menggantikan Wayne Rooney di paruh kedua pertandingan melawan Lithuania, dan mencetak 80 detik kemudian dengan sundulan dari umpan silang Raheem Sterling. Pada tanggal 30 Maret 2015, sehari sebelum pertandingan Italia, Hodgson mengumumkan bahwa Kane akan memulai bersama Rooney, dan dia bermain 90 menit penuh hasil imbang 1-1 di Stadion Juventus.

Pada penampilan berikutnya pada tanggal 5 September 2015, pemain pengganti Kane mencetak gol kelima dari enam gol Inggris dalam sebuah kemenangan atas San Marino yang memenuhi syarat untuk mendapatkan UEFA Euro 2016. Kane mencetak gol ketiganya ke Inggris melawan Swiss di kualifikasi lain tiga hari kemudian, yang mereka menang 2-0.

Pada tanggal 12 Oktober 2015, saat Inggris menyelesaikan kampanye kualifikasi mereka dengan kemenangan 10 dari 10 pertandingan, tembakan Kane membentur tiang gawang untuk mencetak gol bunuh diri oleh kiper Lithuania Giedrius Arlauskis dalam kemenangan tandang 3-0.

Pada 22 Mei 2016, Kane membuka kemenangan 2-1 atas Turki di City of Manchester Stadium, namun kemudian gagal mengeksekusi penalti. Dia adalah pemain Inggris pertama yang gagal mencetak gol dari titik penalti saat pertandingan sejak Frank Lampard pada 2010, dan yang pertama kehilangan target sejak Peter Crouch di tahun 2006.

Di Kejuaraan Eropa di Prancis pada bulan Juni, Kane ditugaskan untuk mengambil tendangan sudut, sebuah taktik yang dikritik oleh pakar, namun dipertahankan oleh Hodgson, yang mengatakan bahwa Kane adalah yang terbaik untuk peran tersebut.

Pada tanggal 10 Juni 2017, Kane menjadi kapten Inggris untuk pertama kalinya dalam kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 dengan Skotlandia di Hampden Park, mencetak equalizer 93 menit untuk menyelamatkan hasil imbang 2-2. Dia mempertahankan ban kapten saat Inggris bermain di pertandingan persahabatan Prancis pada tanggal 13 Juni, mencetak dua gol saat Inggris kalah 3-2.

READ MORE
Edwin Van der Sar Anggap Ronaldo Lebih Baik dari pada Rooney
2017-10-05 17:00:00

Vegas303, Manchester - Mantan penjaga gawang The Red Devils, Edwin Van der Sar menganggap Cristiano Ronaldo jauh lebih berkembang di bandingkan dengan pemain asal Inggris Wayne Rooney yang juga mantan pemain penyerang Manchester United. Tanggapan tersebut di katakan oleh Van der Sar berdasarkan dengan kiprah mereka berdua selama bermain membela Manchester United.

Penjaga gawang 46 tahun tersebut menganggap cara latihan yang di jalani oleh Ronaldo lah yang menjadi rahasia untuk menjadikannya salah satu pemain kelas dunia sepeti sekarang ini.

Mantan penjaga gawang Setan Merah tersebut juga pernah menjadi teman satu tim Ronaldo dan Rooney di Manchester United sebelum mengambil keputusan untuk pensiun pada tahun 2011. Baginya Ronaldo selalu dapat menambah porsi latihannya untuk melatih tembakan langsung ke gawang.

Akan tetapi, yang menjadi perbedaan mencolok atara kedua mantan pemain Manchester United tersebut adalah Cristiano Ronaldo selalu meminta Van der Sar untuk selalu menjadi penjaga gawangnya ketika melakukan latihan tembakan dan sementara Wayne Rooney hanya melakukan latihannya dengan kiper tim muda The Red Devils.

Van der Sar juga menilai bahwa Ronaldo melakukan latihan fisik yang lebih keras di bandingkan latihan fisik yang di lakukan oleh Rooney. Dan ada hal lain yang membedakan mereka yakni Ronaldo dapat memanfaatkan waktu luangnya untuk beristirahat dengan baik.

"Mereka berdua berkerja sangat keras di lapangan. Namun, Ronaldo lah yang mempunyai pikiran untuk melaju ke level yang baru. Ya dari lapangan dia beristirahat dengan benar dan terus memperkuat tubuhnya," ujar mantan penjaga gawang MU, Van der Sar.

"Dan tentu saja, Ronaldo memutuskan untuk hijrah ke Real Madrid, yang dimana dirinya dapat melatik kemampuannya dalam mencetak gol untuk bisa ke level yang baru," jelas Van der Sar.

Manchester United merupakan klub yang memiliki peran penting dalam perjalanan karier seorang Cristiano Ronaldo. The Red Devils menjadi batu loncatan bagi Ronaldo untuk bisa menyandang status sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

"Saya tidak akan pernah melupakan Manchester United. Ya, saya telah belajar banyak untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi untuk bisa berada di sekitar pemain terbaik di dunia. Jika kalian memiliki dua hal ini yakni bakat dan kerja keras, kalian dapat menjadi pemain besar," ujar Ronaldo.

READ MORE